Manis PASTI Disayang, Sepah PASTI Dibuang

Sebab barang siapa masih memerlukan susu ia adalah anak kecil. Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.  Kitab Ibrani.

Rekan saya Jhon mempunyai karir yang cemerlang karena sangat tegas dalam memimpin. Tidak ada ruang “manja” menjadi anak buahnya. “ Jika kamu semua ingin disayang oleh perusahaan jadilah karyawan yang selalu manis sampai akhir karirmu, atau kamu menjadi sepah dan di buang.  Jangan cengeng !!!,  memangnya harus diapakan lagi sepah itu jika tidak dibuang ? Suaranya lantang terdengar dari ruang meeting.

Sebagai karyawan, kita tidak seharusnya marah, kalau diperlakukan seperti sepah; jika kenyatannya memang dahulu manis bagi perusahaan dan kini sudah sepah. Karena , kita juga akan membuang sesuatu yang sepah jika memang sudah tidak ada lagi rasa manisnya. Apa mungkin kamu menyimpan terus yang sepah di mulutmu ?  PASTI kamu muntahkan !. Ini soal siapa pelaku dan siapa korbannya saja.

Jika kita mengerjakan pekerjaan yang nilainya hanya 3 juta rupiah saja, mana mungkin perusahaan membayar gaji kita lebih dari 3 juta ? Semua perusahaan butuh keuntungan, karena mereka bukan panti sosial. Tidak ada tempat bagi karyawan yang tidak produktif. Jika sudah sepah PASTI dibuang.

Kita yang sudah berpengalaman dalam karir, sudah dewasa  tentunya bisa menerima kata kata keras Jhon. Meski membuat telinga panas dan hati mendidih namun sangat logic dan masuk akal.  Kata kata ini membangun bagi yang telah dewasa; walau bisa juga membunuh bagi karyawan yang masih mental bayi.

Yang menentukan seorang pribadi sebagai karyawan yang masih manis atau karyawan yang sudah sepah adalah kita sendiri. Beberapa karyawan kontrak; yang kontraknya tidak diperpanjang, secara emosional langsung memvonis  perusahaan sangat kejam. Akan tetapi seharusnya dia instrospeksi diri dengan merenungkan hukum  sebab akibat. karena tidak mungkin perusahaan memperpanjang / mengakhiri hubungan kerja tanpa ada dasar.

 

Bagaimana menjadi karyawan yang senantiasa manis ?

1. Result Oriented : Jelas bahwa kita karyawan di bayar untuk mengkontribusikan sejumlah hasil, oleh karenanya teruslah berupaya memperbaiki seluruh proses proses yang  membawa dan memastikan pencapaian hasil yang ditargetkan. Banyak hasil banyak yang di bayar, sedikit hasil sedikit di bayar, tidak ada hasil PASTi tidak dibayar.

2. Life Learner : Agar selalu produktif maka kita tidak punya pilihan lain, selain menjadi pembelajar seumur hidup. Tanpa pengetahuan dan ketrampilan baru tidak mungkin diri kita mengeluarkan output yang baik. Investasikan sebagian gaji untuk memperbesar kapasitas produksi dari diri kita. Sangat sedikit orang yang perduli dengan  pengembangan diri mereka; dan terlalu banyak yang berharap perusahan yang harus memiliki program untuk mereka.

3. Go Extra Mile : Bangunlah kebiasaan untuk bekerja melebihi ketentuan, dan bentuk yang paling sederhana adalah bekerjalah lebih dari 10 Jam sehari hingga anda memiliki karakter work hard, saat karakter ini tercapai pada saat yang sama anda telah mempunyai ketrampilan yang baru yakni work smart.

4. Team Work : Semua sukses dicapai bersama sama orang lain, untuk itu kembangkan dengan tekun ketrampilan berkomunikasi, berkoordinasi dan berkolaborasi. TEAM : Together Everyone Achieves More. Masing masing seorang diri mampu menghasilkan 5, namun saat bekerja sama mampu menghasilkan 50.

5. Create Productive Habits : Dengan tekun buanglah kebiasaan mengeluhkan beban pekerjaan, mengeluhkan bos, dan mengeluh teman-teman; gantikan dengan kebiasaan baru untuk selalu bersyukur. Tukar sikap selalu membela diri dengan keterbukaan untuk menerima nasehat dan pendapat orang lain. Buang kebiasaan bermain game di kantor, gantilah dengan kebiasaan bersosialisasi dengan karyawan yang produktif.

Karyawan manis PASTI suatu sat akan mendapat kesempatan promosi.  Karyawan sepah PASTI  suatu saat akan mendapatkan pemutusan hubungan kerja.

Baca Juga:Navigate Your Career

 

Bagaimana dengan ANDA ? Mau jadi MANIS ? Atau mau jadi SEPAH ?

HANYA KITA SENDIRI YANG BISA MENENTUKANNYA…. !!!.

Ingatlah …..!!!: “ Sesungguhnya , Habis Manis Sepah PASTI di Buang

dan Makanan Keras Adalah Bagi yang Dewasa”

Posted in Articles, Career, Inspiratif, Tips and tagged , , , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *